READNEWS.ID, PALU – Gufran Ahmad secara resmi menyatakan pencalonannya sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Sulawesi Tengah periode 2026–2031. Pernyataan tersebut disampaikan menjelang pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) KADIN Sulteng yang dijadwalkan berlangsung pada 27–29 Maret 2026.
Gufran menyebut pencalonannya dilandasi komitmen memperkuat peran KADIN sebagai mitra strategis pemerintah daerah serta mendorong pertumbuhan dunia usaha di Sulawesi Tengah.
Saat ini Gufran menjabat Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Palu. Ia juga pernah memimpin Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Sulawesi Tengah periode 2014–2022, serta menjabat Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulawesi Tengah.
Dalam pernyataannya, Gufran menegaskan bahwa KADIN Sulawesi Tengah harus terus bertransformasi agar mampu menjawab tantangan globalisasi, percepatan investasi, hilirisasi industri, serta penguatan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
“KADIN harus menjadi wadah yang solid bagi seluruh pelaku usaha dan menjadi jembatan efektif antara dunia usaha dan pemerintah. Kita ingin pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menciptakan iklim usaha yang sehat dan kompetitif, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendukung percepatan pembangunan daerah.
Musyawarah Provinsi KADIN Sulawesi Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada 27–29 Maret 2026 dipandang sebagai momentum strategis konsolidasi dunia usaha. Forum tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara KADIN dan pemerintah daerah dalam mendukung agenda pembangunan di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny Lamajido.
Sebagai bagian dari strategi pemenangan, Gufran menunjuk Hidayat Lamakarate sebagai Ketua Tim Pemenangan. Penunjukan tokoh muda tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun kekuatan organisasi yang solid, progresif, dan terstruktur.
Hidayat dikenal memiliki integritas, kapasitas kepemimpinan, serta jaringan luas di kalangan pelaku usaha dan birokrasi. Dengan pendekatan komunikatif dan terukur, ia diyakini mampu mengonsolidasikan dukungan dan memastikan kerja tim berjalan efektif dan disiplin.
Kolaborasi antara pengalaman panjang Gufran dan energi muda Hidayat menjadi simbol konsolidasi lintas generasi dalam tubuh KADIN. Sinergi ini diharapkan melahirkan kepemimpinan baru yang mampu membawa KADIN Sulawesi Tengah semakin berdaya saing, adaptif terhadap perubahan, serta relevan dengan dinamika ekonomi regional dan nasional ke depan.
Kontestasi menuju kursi Ketua Umum KADIN Sulawesi Tengah pun dipastikan akan menjadi arena penting bagi arah baru dunia usaha di Bumi Tadulako.





