• Inflasi yang tinggi di bulan April 2024 secara m-to-m (bulan ke bulan) transportasi mengalami inflasi sebesar 0,93%
  • Inflasi kelompok makanan, minuman dan tembakau tidak mengalami inflasi bulan ini tapi justru mengalami deflasi sebesar 0,03%
  • Kalau melihat inflasi y-on-y (tahun ke tahun) maka kelompok makanan, minuman dan tembakau itu inflasi sebesar 7,04% dan transportasi mengalami inflasi 1,33% dan penyediaan makanan, minuman restoran juga mengalami inflasi 2,47%. Oleh sebab itu secara andil inflasi untuk m-to-m dikontribusikan secara dominan oleh kelompok transportasi sebesar 0,12%, tetapi kalau secara y-on-y andil inflasi itu paling banyak dikontribusikan oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,98%.

“Inflasi sepanjang momen ramahdan dan terutama idulfitri dibulan April 2024 ini relatif terkendali, dimana dibulan April 2024 harga-harga komunitas yang dikawahatirkan memberikan tekanan inflasi dibulan April karena sejalan dengan momen idulfitri ternyata justru mengalami deflasi dan juga sejumlah komunitas yang mengalami deflasi adalah cabe merah, cabe rawit, beras dan telur ayam ras” ujarnya.

Diminggu pertama Mei 2024 ini tentunya yang seperti kami sampaikan tadi ada beberapa komunitas pangan yang harganya meningkat dan kita perlu waspadai karena terus terjadi penambahan jumlah kabupaten kota yang mengalami kenaikan harga, oleh sebab itu komunitas yang perlu kita waspadai di minggu ini adalah bawang merah, cabe merah dan juga bawang putih.