READNEWS.ID. MANGGARAI – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Reok dan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, sejak Sabtu (21/2) malam hingga Minggu (22/2) siang. Kondisi ini memicu rentetan bencana seperti tanah longsor, pohon tumbang, serta ambruknya sejumlah tiang listrik yang melumpuhkan akses transportasi dan pasokan energi warga.

Laporan lapangan menunjukkan kerusakan signifikan terjadi di beberapa titik krusial, di antaranya Kampung Mahima, Kelurahan Wangkung, dan Desa Robek. Kombinasi material tanah dan pepohonan yang tumbang sempat mengakibatkan kemacetan di jalur Pantai Utara yang menghubungkan Kabupaten Manggarai dengan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Hingga saat ini, arus lalu lintas di jalur tersebut dilaporkan sudah mulai bisa dilalui secara bertahap.

Penjabat (PJ) Kepala Desa Robek, Tarsisius Asis, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi menjadi pemicu utama kerusakan infrastruktur di wilayahnya. Menurutnya, terdapat empat titik kerusakan utama yang menutup sebagian badan jalan raya penghubung Robek-Reo, yakni tiga titik di wilayah Gincu Barat dan satu titik di Dusun Robek.

Selain menutup jalan, pohon-pohon yang tumbang juga menimpa kabel dan menyebabkan tiang listrik jatuh.

Akibat kerusakan pada jaringan distribusi tersebut, wilayah terdampak masih mengalami pemadaman listrik total hingga berita ini diturunkan. Upaya pembersihan material di titik-titik sumbatan terus dilakukan guna memastikan aksesibilitas kendaraan kembali normal sepenuhnya.

Pemerintah daerah mengimbau warga dan pengguna jalan untuk tetap waspada mengingat curah hujan yang diprediksi masih akan berlanjut.