Adrudin menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga merupakan momen penting untuk merenungi, memahami, dan meneladani akhlak serta perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan Islam yang penuh dengan kedamaian, cinta, dan kasih sayang.

“Kisah hidup Nabi Muhammad SAW, dari kelahiran hingga wafatnya, sarat dengan pelajaran berharga bagi umat manusia. Beliau adalah teladan dalam keimanan, ketaatan, dan juga akhlak yang mulia,” ungkapnya.

Menutup kegiatan tersebut, Adrudin Nur menyampaikan apresiasi atas nama pemerintah daerah Kabupaten Parigi Moutong. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan seperti ini dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja keras sehingga acara dapat terselenggara dengan baik.

“Dengan kegiatan seperti ini, kita memperkuat semangat kebersamaan dan keimanan dalam masyarakat. Semoga ke depannya, Kabupaten Parigi Moutong terus menjadi daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan,” tutupnya.