READNEWS.ID, MANGGARAI – Masyarakat di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, dihebohkan dengan melonjaknya harga minyak tanah yang jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Selain harga yang mencekik, warga juga mengeluhkan temuan minyak tanah yang diduga telah dicampur dengan air.

Keresahan ini mencuat setelah sejumlah ibu rumah tangga mengunggah keluhan mereka melalui media sosial Facebook dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan informasi yang dihimpun, minyak tanah di wilayah tersebut dijual seharga **Rp30.000 per jeriken ukuran 5 liter**, angka yang dinilai sangat memberatkan masyarakat.

Tak hanya soal harga, kualitas minyak tanah juga menjadi persoalan serius. Banyak warga melaporkan bahwa kompor mereka mengalami kerusakan akibat penggunaan minyak tanah yang diduga mengandung campuran air. Kondisi ini memicu gelombang protes dari para ibu yang merasa dirugikan secara material karena harus memperbaiki atau membeli kompor baru.