“Semua hal tersebut, merupakan sejumlah contoh dari penyebab kecelakaan yang sering terjadi. Untuk itu, kami mengingatkan sejak dini ke para siswa, agar tidak melanggar hal-hal demikian. Demi, keselamatan bersama,” imbuhnya.

Kasat mengajak para siswa agar sama-sama mendukung tugas Polri selama Ops Keselamatan Toba berlangsung. Di mana, menurut Kasat, salah satu dukungan yang terbaik adalah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk patuhi aturan lalulintas.

“Terakhir harapan kami, output dari kegiatan ini adalah para siswa dapat menggerakkan lingkungan sekitarnya untuk patuh dan taat dalam peraturan lalulintas,” urai Kasat.

Setelahnya, Kasat Lantas bertolak menuju SMKN 1 Sipirok, guna menggelar penyuluhan serupa. Kegiatan ini, merupakan implementasi dari rangkaian Ops Keselamatan Toba yang berlangsung sejak 13 hingga 26 Maret 2024.