READNEWS.ID, PALU – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) resmi menetapkan target kinerja tahun 2026 dengan menitikberatkan pada pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan, penguatan permodalan, serta peningkatan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Direktur Utama Bank Sulteng, Hj. Ramiyatie, mengatakan bahwa perumusan target kinerja 2026 dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan dinamika ekonomi regional maupun nasional, sekaligus selaras dengan arah kebijakan pembangunan Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah.
“Bank Sulteng berkomitmen untuk terus bertransformasi menjadi bank daerah yang sehat, kuat, dan berdaya saing. Seluruh langkah strategis tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah secara inklusif,” ujar Hj. Ramiyatie. Rabu, (7/1).
Untuk merealisasikan target tersebut, Bank Sulteng menetapkan sejumlah fokus strategis utama. Salah satunya adalah peningkatan intermediasi perbankan melalui dorongan pertumbuhan kredit pada sektor-sektor produktif serta pembiayaan yang mendukung kebutuhan pembangunan daerah. Langkah ini diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi riil dan memperkuat daya tahan ekonomi lokal.
Selain itu, Bank Sulteng juga akan mengoptimalkan penghimpunan dana masyarakat melalui penguatan produk tabungan, giro, dan deposito, termasuk konsolidasi dana pemerintah daerah guna memperkuat struktur pendanaan bank secara berkelanjutan.
Di bidang layanan, Bank Sulteng terus mempercepat transformasi digital perbankan dengan mengembangkan layanan berbasis teknologi. Upaya ini ditujukan untuk meningkatkan kemudahan transaksi bagi nasabah, mendorong efisiensi operasional, serta meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh.
Aspek tata kelola perusahaan dan manajemen risiko juga menjadi perhatian utama. Bank Sulteng berkomitmen menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten untuk menjaga kualitas aset, memitigasi risiko, serta memastikan keberlanjutan usaha jangka panjang.
Tak hanya itu, Bank Sulteng juga menegaskan perannya dalam mendukung program strategis pemerintah daerah, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah, implementasi transaksi non-tunai, serta digitalisasi sistem pembayaran guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan publik.
Dengan strategi dan target yang telah ditetapkan tersebut, Bank Sulteng optimistis mampu mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2026, sekaligus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham, nasabah, serta masyarakat Sulawesi Tengah secara luas.





