Ia juga menghimbau para siswa yang sudah memiliki SIM dan mempunyai sepeda motor, agar tidak merubah knalpotnya menjadi brong. Karena, pemakaian knalpot brong, dapat mengganggu kenyamanan masyarakat umum.
“Kemudian, kami minta untuk tidak berbonceng tiga bagi sepeda motor. Serta, tidak mengenderai kenderaan melebihi batas kecepatan maksimal,” ajaknya.
Sitompul mengaku, pihaknya menyampaikan himbauan ini, agar para siswa tertib mematuhi peraturan lalulintas yang ada. Tujuannya, untuk keselamatan diri sendiri maupun orang banyak.
“Mari, sama-sama kita patuhi dan tertib dalam berlalulintas. Sebab, semua ini demi kenyamanan kita dan masyarakat luas,” tandasnya.
Halaman





