READNEWS.ID, JAKARTA – M. Rizky Hidayatullah secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Relawan Pro Prabowo (DPP PROBO) periode 2026–2031. Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat pleno yang digelar di Second Floor Coffee, Menteng, pada (12/2).

Rapat pleno tersebut dihadiri Dewan Pendiri PROBO dari 11 provinsi. Selain menjadi ajang konsolidasi nasional, agenda utama pleno adalah penetapan hasil pemilihan Ketua Umum DPP PROBO yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Desember 2025 melalui mekanisme aplikasi daring.

Terpilihnya Rizky secara aklamasi mencerminkan soliditas internal organisasi relawan tersebut dalam menentukan arah kepemimpinan lima tahun ke depan.

Perkuat Konsolidasi dan Tata Kelola Transparan

Usai ditetapkan sebagai Ketua Umum, Rizky menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal serta memperluas peran PROBO di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya soliditas kader, transparansi tata kelola organisasi, serta disiplin struktural sebagai fondasi utama kepemimpinannya.

“Organisasi ini harus menjadi ruang bersama yang produktif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Konsolidasi adalah langkah awal sebelum melangkah lebih jauh,” ujar Rizky.

Menurutnya, relawan tidak boleh hanya hadir sebagai kekuatan elektoral semata, tetapi juga harus menjadi bagian dari gerakan sosial yang memiliki dampak nyata di masyarakat.

Launching Website dan Aplikasi Resmi

Dalam waktu dekat, DPP PROBO akan meluncurkan website dan aplikasi resmi sebagai sarana publikasi informasi dan aktivitas organisasi. Platform digital tersebut juga akan menjadi satu-satunya pintu pendaftaran dan registrasi calon anggota PROBO secara nasional.

“Insya Allah pertengahan bulan Ramadhan ini kita launching website PROBO. Selain sebagai media publikasi dan komunikasi, juga menjadi satu-satunya pintu pendaftaran dan registrasi calon anggota PROBO,” jelasnya.

Langkah digitalisasi ini disebut sebagai strategi untuk memperkuat sistem administrasi, memperluas jangkauan keanggotaan, serta memastikan transparansi dalam pengelolaan organisasi.

Target 2 Juta Anggota

Rizky juga menegaskan bahwa penyusunan kepengurusan DPP PROBO akan segera dipercepat. Hal ini dinilai penting untuk mengejar target besar organisasi, yakni menghimpun dua juta anggota hingga tahun 2028.

“Kami punya target dua juta anggota hingga 2028. Untuk itu kepengurusan harus segera disempurnakan,” tegasnya.

Sebagai bagian dari agenda konsolidasi nasional, PROBO juga merencanakan deklarasi akbar pada April atau Mei mendatang. Kegiatan tersebut ditargetkan menghadirkan 5.000 anggota dan simpatisan dari seluruh Indonesia sebagai simbol penguatan jaringan relawan secara nasional.

“Jika tidak ada aral melintang, deklarasi akbar akan bisa dilangsungkan pada bulan April atau Mei dengan menghadirkan 5.000 anggota dan simpatisan PROBO dari seluruh Indonesia,” pungkas Rizky.

Dengan kepemimpinan baru dan target ambisius yang telah dicanangkan, PROBO memasuki fase konsolidasi dan ekspansi organisasi yang lebih terstruktur, dengan orientasi pada penguatan basis kader, sistem digital, serta gerakan relawan yang lebih responsif dan berdampak luas di tengah masyarakat.