Kepada sejumlah awak media Koorlap aksi Amir Sidik antara lain mengatakan, bahwa aspirasi yang dibawa sekarang merupakan dampak dari tidak dipenuhinya tuntutan aspirasi yang sebelumnya telah dijanjikan oleh PT CPM.
Juga kata Amir, masyarakat lingkar tambang merasa tertipu oleh ulah PT. CPM yang melempar tangan serta tidak bertanggungjawab.
Bahkan yang lebih miris ungkap Amir, Lembaga adat dianggap telah dihina oleh PT. CPM karena sampai saat ini tidak mengindahkan permintaan terkait hak ulayat warga Poboya dan Lingkar Tambang.
Sementara itu, walupun sempat terjadi ketegangan aksi massa dengan pihak pengamanan di lingkup PT CPM, namun dengan himbauan yang di sampaikan oleh Koorlap,akhirnya situasi ketegangan dapat di kendalikan serta perlahan perlahan ketegangan dapat diredam.
Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih menggelar unjuk rasa, namun demikian sebagian massa, tepatnya di depan warung makan Gorontalo masih melakukan konsolidasi terkait agenda lanjutan ayang akan dilaksanakan. (SYM





