Kamis, 25 Jul 2024
xPasang iklan readnews
Iklan di ReadNews Pasti Untung

John Lennon, Musik, Politik dan Gerakan Anti Perang

waktu baca 3 menit
Senin, 30 Okt 2023 17:29 0 575 Andreas Hariarto K

READNEWS.ID, JAKARTA – Di era 1960an hingga kini, siapa yang tak kenal dengan bernama , ia seorang gitaris, , pencipta lagu dan juga seorang aktivis politik dari grup band terkenal, yaitu The Beatles.

Setelah grup band The Beatles asal Liverpool, ini berada di puncak ketenaran, grup ini akhirnya bubar di tahun 1970, personil The Beatles yang terdiri dari John Lennon, Paul McCartney, George Horisson dan Ringo Starr akhirnya bersolo karier dan memilih jalur aliran musiknya sendiri-sendiri.

Pasang Iklan

Kemudian, John Lennon menjalin kerjasama dengan istrinya, Yoko Ono dan menghasilkan karya-karya lagu yang terbilang sukses di pasaran musik dunia.

Selain dikenal sebagai musisi besar dalam belantika musik, John Lennon juga dikenal sebagai seorang aktivis politik yang .

Dia juga dikenang sebagai tokoh penting dalam pergerakan anti perang di tahun 1960an, dan tak jarang John Lennon juga ikut turun ke jalan dalam melakukan aksi-aksi demonstrasi menentang keterlibatan Amerika Serikat () dalam perang di Vietnam kala itu.

Pasang Iklan

Aksi demonstrasi dan protes John Lennon tidak sampai di situ, Setelah pernikahannya dengan Yoko Ono pada bulan Maret 1969, saat mereka berada di Amsterdam (Belanda), pasangan ini menghabiskan waktunya selama seminggu di tempat tidur untuk memprotes penderitaan manusia akibat konflik

Aksi protes ‘tidur di tempat tidur' tersebut dianggap oleh orang awam sebagai aksi yang tidak dapat dibaca secara politis, tidak ada gunanya, dan tidak efektif. Namun, jika dilihat dari sudut pandang pasifis, protes nyentrik ini cukup masuk akal karena aksi tersebut diadopsi dari prinsip pemikiran dari tokoh anti , Mahatma Gandhi dan Martin Luther King, Jr.

“Tempat tidur adalah sesuatu yang dapat dilakukan oleh semua orang dan sangat sederhana. Kami bersedia menjadi badut dunia agar orang-orang menyadarinya.” ucap John Lennon saat melakukan aksi tidurnya bersama Yoko Ono.

Akibat dari aksi-aksinya tersebut, John Lennon menjadi sasaran pengawasan agen FBI, karena perannya dalam pergerakan anti perang serta keterlibatannya dengan politik sayap kiri.

Syair-syair lagu dari karya John Lennon yang sarat dengan kritik tajam dan politis pun menjadi sorotan publik pada saat itu, antara lain :

Lagu “Woman is The Nigger of The World”, lagu ciptaan John Lennon yang kontroversial ini memiliki pesan ideologis yang sangat kental, dimana isi dari syair lagu ini seakan mau menunjukkan pada semua orang bahwa kaum perempuan merupakan subjek paling tertindas dalam situasi sekarang, baik dari kapitalisme maupun dari patriarki (feodalisme).

Lagu “Bring on The Lucie”, lagu ini adalah lagu berisikan protes yang lahir di tengah gerakan anti perang Vietnam dan lagu ini mulai ditulis John Lennon tahun 1971, namun baru direkam dan dirilis tahun 1973.

Lagu “Working Class Hero” yang lahir di tengah ledakan gerakan politik kiri di tahun 1960-an dan 1970-an, dari gerakan hak-hak sipil, anti-perang Vietnam, hingga kebangkitan kiri-baru (New-Left), dan tidak mengherankan, lagu ini sangat bernuasa heroik-revolusioner.

Lagu “Imagine”, yang dirilis oleh John Lennon tahun 1971, merupakan salah satu lagu terpopuler di sepanjang abad ke-20. Lagu ini membawa pesan yang sangat universal, yang mewakili harapan banyak umat manusia dan lagu ini menjadi lagu kebangsaan bagi para pejuang kemanusiaan dan keadilan di seantero dunia sepanjang jaman.

Lagu “Happy Xmas” (War is Over) merupakan lagu penutup dari aksi yang digelar oleh John Lennon dan Yoko Ono sejak 1969 dan aksi ini berlangsung di 12 kota selama 2 tahun yang bertujuan untuk memprotes perang Vietnam sekaligus sebuah untuk dunia yang lebih damai.

Namun sayang, pada tanggal 8 Desember 1980, John Lennon di tembak mati oleh penggemarnya, Empat peluru bersarang di tubuh musisi terkemuka dari grup band ternama “The Beattles” itu.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa John Lennon tak tertolong. Ia meninggal di usia 40 tahun. (AHK)

xAyu Octa Lip care Serum