Rabu, 19 Jun 2024
xPasang iklan readnews
Iklan di ReadNews Pasti Untung

KPK Panggil 10 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Di Kementan

waktu baca 2 menit
Senin, 6 Nov 2023 20:14 0 167 Mardi Yusra

READNEWS.ID, – Komisi Pemberantasan (KPK) menjadwalkan pemanggilan terhadap sepuluh orang sebagai saksi guna mendalami penyidikan lebih lanjut terkait kasus dugaan Korupsi di Kementerian Pertanian.

Pasang Iklan

“Hari ini bertempat di gedung Merah Putih KPK, Tim Penyidik menjadwalkan pemanggilan dan saksi-saksi,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK dalam keterangannya kepada , Senin (6/11).

Adapun sepuluh saksi yang akan diperiksa penyidik KPK sebagai berikut,

  1. Fuadi (Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara Setjen Kementerian Pertanian).
  2. Akhmad Musyafak (Kepala Biro Umum dan Pengadaan Kementan periode 2021 – 2022).
  3. Muchlis (Kepala Biro Keuangan & BMN Kementerian Pertanian Tahun 2021- 2022).
  4. Raden Kiky Mulya Putra (Kepala Subbagian Rumah Tangga Pimpinan, Biro Umum dan Pengadaan, Kementerian Pertanian, Tahun 2022 s.d Sekarang).
  5. Rezki Yudhistira Saleh (Koordinator Kearsipan dan Tata Usaha Biro Umum) Sekretariat Kementerian Pertanian).
  6. Agung Mahendra (Staf Biro Umum pada Kementerian Pertanian RI).
  7. Karina (Staf Biro Umum Kementerian Pertanian Tahun 2001 – sekarang)
  8. RR. Nina Murdiana selaku di Kementan.
  9. Rio Agustian (Satuan (Grup Siaga – Pengamanan Kendaraan Roda 4 dan 6) Kementerian Pertanian).
  10. RM. Tri Ardi Mahendra (Dokter Spesialis Gigi Prostodonsia di TAM Dentist tahun 2016 s.d sekarang).

Sementara itu, Ali belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait pemeriksaan terhadap sepuluh saksi itu.

Pasang Iklan

Untuk diketahui, mantan Menteri Pertanian ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan Korupsi berupa pemerasan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Pertanian.

Dalam melakukan pemerasan tersebut, SYL memerintahkan dua anak buahnya yakni, Kasdi Subagyono selaku Sekretaris Jenderal Kementan dan Muhammad Hatta selaku Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan.

“KS dan selalu aktif menyampaikan perintah SYL di maksud dalam setiap pertemuan baik formal maupun informal di lingkungan kementerian pertanian,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Jumat, (13/10).

Dari hasil pemungutan tersebut KPK menduga SYL telah menerima mencapai miliaran rupiah. Alex juga mengatakan uang setoran tersebut di gunakan untuk keperluan pribadi SYL.

“Pembayaran cicilan kartu kredit, cicilan pembelian mobil alphard milik SYL, perbaikan rumah pribadi, tiket pesawat bagi keluarga, hingga pengobatan dan perawatan wajah bagi keluarga yang nilai nya mencapai miliaran rupiah,” imbuhnya.

“Uang yang dimintai SYL bersama-sama KS dan MH sebagai bukti permulaan sejumlah sekitar 13,9 miliar rupiah,” ungkapnya. (Ardi)

xAyu Octa Lip care Serum