Selasa, 23 Apr 2024
xPasang iklan readnews
Iklan di ReadNews Pasti Untung

Politikus PDIP Niat Cabut Laporan Kasus Bajingan Tolol Rocky Gerung

waktu baca 2 menit
Selasa, 31 Okt 2023 20:14 0 141 Andreas Hariarto K

READNEWS.ID, – Politikus , Ferdinand Hutahaean, rencananya aka mencabut laporannya terkait kasus ucapan ‘bajingan tolol'.

Pasang Iklan

Melalui akun media sosialnya, Ferdinand Hutahaean mempertanyakan apakah sebaiknya ia melanjutkan atau mencabut laporannya terhadap Rocky Gerung, Senin (30/10/2023).

Seperti di ketahui, sejak bulan Juli sebelumnya, telah menerima 24 laporan polisi terkait kasus serupa terhadap Rocky Gerung.

Polda Metro Jaya menerima beberapa laporan terkait dugaan penyebaran berita bohong atau penghinaan terhadap Joko Widodo.

Pasang Iklan

Salah satu pelapor terkait adalah Ferdinand Hutahaean, seorang politikus PDIP, dengan nomor laporan LP/B/4465/VIII/2023/Polda Metro Jaya yang diajukan pada 1 Agustus 2023.

Atas laporannya itu, Rocky disangkakan Pasal 28 Juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 , Pasal 156 dan Pasal 160 KUHP serta Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1956.

Kemudian pada hari Senin (30/10/2023), menginformasikan, bahwa status perkara dugaan penyebaran berita bohong Rocky Gerung telah dinaikkan ke tahap , artinya sudah ditemukan unsur pidana.

“Saudara RG sebagai terlapor saat ini tentu saja akan secara formil kita panggil lagi, setelah mengumpulkan hasil-hasil penyidikan saksi-saksi, itu akan kita panggil saudara RG,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani.

Hal itu disampaikan Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro kepada wartawan pada Senin (30/10). Namun ia tak merinci tanggal berapa Rocky Gerung akan kembali dipanggil.

Senada dengan hal itu, Politis PDIP, Ferdinand Hutahaean, juga mengatakan bahwa kasus Rocky Gerung sudah naik ke tahap penyidikan sejak 17 Oktober yang lalu.

“Tapi saya berpikir untuk mencabut laporan dan tidak menindak lanjutinya lagi. Saya bertanya Rocky salah atau memang benar ya?” kata Ferdinand melalui akun media sosialnya.

Keraguan Ferdinand untuk melanjutkan laporannya tersebut dikarenakan situasi dan manuver dari keluarga Jokowi. (AHK)

xPasang iklan readnews