Minggu, 14 Apr 2024
xPasang iklan readnews
Iklan di ReadNews Pasti Untung

Prevalensi Stunting Turun, Sofyan Kaepa Apresiasi TPPS

waktu baca 2 menit
Rabu, 30 Agu 2023 22:01 0 491 Agung

READNEWS.ID, – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB (Dinkes-P2KB) gelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Evaluasi dan Pelaporan Kegiatan Tim Percepatan Penurunan (TPPS) dan Mitra Kerja Lainnya tingkat Kab Banggai Laut, tahun 2023, bertempat di ruang pertemuan umum hotel Carabella, Banggai, Rabu (30/8).

Pasang Iklan

Acara yang dikemas sebagai Rembuk Stunting tingkat kabupaten Banggai Laut itu diharapkan menjadi ajang evaluasi hasil-hasil kerja TPPS dan mitra kerja untuk mendapat gambaran menyeluruh terkait pencapaian dan hambatan atau kelemahan-kelemahan yang ditemui di lapangan serta sistem pelaporan yang lebih terintegrasi.

, yang membuka langsung kegiatan menyatakan upaya menurunkan potensi stunting jadi tanggungjawab semua stakeholder termasuk Kepolisian dan Agama.

“Yang diharapkan adalah prosentase prevalensi stuntingnya jangan naik lagi,” ujar dia.

Pasang Iklan

Pada uraian panjangnya, Sofyan Kaepa menilai fenomena pergaulan remaja dan anak jadi faktor yang perlu mendapat perhatian.

Pasalnya, jika terjadi “kecelakaan”
(istilah Sofyan Kaepa merujuk kasus kehamilan pranikah, red) maka bayi dari pasangan tersebut berpotensi menambah deretan panjang suspeck penyebab stunting.

Pernyataan tersebut cukup masuk akal mengingat kalangan remaja dengan tingkat pengetahuan yang minim ditambah sumber penghasilan yang tidak memadai dan lain-lain kekurangan pada akhirnya pasti akan sangat memengaruhi asupan gizi dan kualitas pertumbuhan anak.

“Makanya, kami juga sudah kerjasama dengan Kemenag dan Pengadilan Agama dalam hal menekan kecenderungan pernikahan dini,” lanjut Bupati.

Dijajaran Kepolisian dalam hal ini satuan Polsek Banggai-pun, kata Sofyan, telah menggiatkan malam di tempat-tempat yang dianggap rawan terjadinya kasus “kecelakaan”.

“Saya mewakili pemerintah Banggai Laut dan secara pribadi dan keluarga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan dan kerjasama semua pihak yang telah membantu pencapaian target penurunan prevalensi Stunting,” ungkapnya.

Diketahui, di bawah kendali kebijakan Sofyan Kaepa, Banggai Laut mendapat penghargaan sebagai peringkat pertama Kabupaten se- yang berhasil menurunkan prevalensi Stunting di angka 6,1%.

“Di tingkat nasional, kita di posisi peringkat kedua setelah kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan,” tandas Sofyan.

Rakor tersebut ditutup dengan penandatanganan berita acara komitmen bersama penanggulangan Stunting antara Bupati Sofyan Kaepa dan Balut yang diwakili Patwan Kuba, wakil ketua l DPRD. (Sbt)

xPasang iklan readnews