READNEWS.ID, JOMBANG –Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR menjadi narasumber dalam kegiatan penguatan karakter bagi 500 siswa-siswi SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta se-Kabupaten Jombang. Kegiatan tersebut berlangsung pada 2/3/26 di Aula SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Majelis Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum KH. Cholil Dahlan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang Eko Redjo Sunaryanto, Pejabat Utama Polres Jombang, serta Kapolsek Peterongan AKP Budi Sholikin.
Dalam arahannya, AKBP Ardi Kurniawan mengajak para pelajar untuk mempersiapkan diri menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Pemerintah, kata dia, telah mencanangkan visi Indonesia Emas 2045 dengan fokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi, serta peningkatan daya saing global.

“Apakah adik-adik siap? Yang menentukan keberhasilan Indonesia Emas adalah adik-adik semua yang hari ini berada di depan saya. Apabila memiliki disiplin yang baik, akhlak yang baik, dan prestasi, maka Indonesia Emas 2045 bisa terwujud karena kalianlah yang akan menjadi pemimpin di masa depan,” tegasnya di hadapan para siswa.
Kapolres juga menyoroti bahwa pelajar saat ini merupakan generasi Z yang sejak lahir telah akrab dengan perkembangan teknologi. Namun demikian, ia mengingatkan adanya dampak negatif apabila teknologi tidak dimanfaatkan secara bijak, seperti praktik judi online, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga seks bebas.
Mengutip sebuah pepatah, ia menyampaikan, “Jika ingin mengubah dunia, mulailah dengan merapikan tempat tidur.” Ia menjelaskan bahwa perubahan besar harus dimulai dari hal-hal kecil dalam diri sendiri, seperti membiasakan disiplin, belajar dengan sungguh-sungguh, serta selektif dalam memilih pergaulan.
Terkait kondisi di wilayah Kabupaten Jombang, Kapolres mengungkapkan sejumlah bentuk kenakalan remaja yang kerap terjadi, di antaranya geng motor, patroli motor tanpa tujuan jelas, serta balap liar. Ia menegaskan bahwa perilaku tersebut harus dihindari karena berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.





