Kamis, 13 Jun 2024
xPasang iklan readnews
Iklan di ReadNews Pasti Untung

Diduga Main Mata Dengan Penyedia, Pokja Konstruksi 141 PBJ Pemkab Morowali Bakal Dilaporkan Ke APH

waktu baca 3 menit
Kamis, 24 Agu 2023 03:41 0 1145 M Rizky Hidayatullah

READNEWS.ID, – Diduga main mata dengan penyedia Peningkatan Jalan Bahodopi – Pesantren Alkhairat, Pokja konstruksi 141 Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemeritah Kabupaten bakal dilaporkan ke Aparat Penegak (APH).

Pasang Iklan

Kuat dugaan pemenang yang dimenangkan Pokja Konstruksi 141 tidak lulus evaluasi kualifikasi. Beredar rumor penetapan pemenang terkesan dipaksakan karena diduga mendapat bekingan dari orang besar di Morowali.

Kejanggalan ini terungkap bermula saat Pokja mengkonfirmasi Fita Bungku Persada (FBP) ikut sebagai tambahan peserta tender yang lulus evaluasi administrasi, kualifikasi teknis dan harga pada tanggal (8/8). Padahal sehari sebelumnya terkonfirmasi hanya ada dua peserta tender yang lulus evaluasi yakni CV. Pandawa (Pandawa) dan CV. Yayat Mandiri Pratama (YMP).

“Kami heran pada tanggal (7/8) terkonfirmasi hanya ada dua peserta yang lulus evaluasi administrasi, kualifikasi teknis dan harga. Kok, besoknya terkonfirmasi menjadi 3 peserta,” ujar Elon kuasa CV. Pandawa kepada media ini, Senin (21/8).

Pasang Iklan
Fita Bungu Persada mendapat bintang namun penetapannya sebagai pemenang diduga syarat kejanggalan. (Gambar: Tangkapan layar)

Elon menambahkan jika Pandawa dan YMP telah mendapatkan undangan pembuktian dokumen kualifikasi yang dijadwalkan pada tanggal (9/8). “Kepada Penawar terendah pertama Pokja terkesan tegas dengan mendiskualifikasi karena cacat dokumen. Namun hal itu sepertinya tidak berlaku terhadap Fita Bungku Persada. Tetap saja diloloskan sekalipun diduga tidak lulus evaluasi kualifikasi,” tutur Elon heran.

Menurut Elon, Pandawa telah melayangkan sanggahan terhadap permasalahan ini pada tanggal (12/8). Dan dijawab bahwa Pokja dalam melakukan evaluasi dokumen penawaran sudah sangat sesuai dengan jadwal tahapan yang telah diatur dalam SPSE.

Senada yang disampaikan Sry Wahyuni ,ST.,MT Pembuat Komitmen (PPK) Bina Marga Dinas Pekerjaan Uumum Perumahan Rakyat () kabupaten Morowali saat dikonfirmasi readnews.id melalui telepon seluler bahwa, bahwa tahapan dan proses penetapan pemenang sudah sesuai tidak ada yang dilanggar.

“Prosesnya sudah sesuai pak, tidak ada yang dilanggar. Sebagai PPK penentuan pemenang bukan kewenangan saya. Tahapan itu ada di Pokja. Setelah semua tahapan di Pokja selesai barulah menjadi ranah kerjanya saya sebagai pejabat pembuat komitmen,” ujarnya

Salah satu dokumen yang diduga valid dimana menerangkan jika Fita Bungku Persada tidak lulus evaluasi kualifikasi

Readnews.id juga mengkonfirmasi hal ini kepada Sahlan, Kepala Bagian (kabag) Unit Layanan Pengadaan (ULP) melalui pesan whatsap. Namun sampai berita ini tayang belum ada balasan.

Akibat merasa dicurangi, Elon akan melaporkan Pokja Konstruksi 141 ke APH untuk mendapatkan keadilan. “Rencananya rabu atau kamis kami akan melaporkan hal ini ke APH. Kamipun telah berkonsultasi sebelumnya kepada penasehat hukum, dan memutuskan membawa perkara ini ke ranah hukum demi keadilan,” tegasnya.

Mengakhiri elon juga membeberkan jika dirinya telah berkonsultasi dengan penasehat hukum, dan beberapa sumber lain terkait apa yang kini tengah diperjuangkan. “Semua keterangan ahli dan penasehat hukum kami sepakat bila proses penetapan pemenang tersebut janggal. Berkat dari itu kami memutuskan melaporkan hal ini ke APH sebab merekalah yang dapat membuktikan fakta sebenarnya dalam permasalah ini,” pungkasnya. (mrh)

M Rizky Hidayatullah

xAyu Octa Lip care Serum