Sabtu, 20 Jul 2024
xPasang iklan readnews
Iklan di ReadNews Pasti Untung

Korupsi Proyek RPS SMKN 2 Padangsidimpuan Rp300 Juta Lebih, Segini Vonis Hakim ke Para Terdakwa

waktu baca 3 menit
Selasa, 17 Okt 2023 13:23 0 163 Muhammad Reza Fahlevi

READNEWS.ID, PADANGSIDIMPUAN – Majelis Hakim Pengadilan Medan, bacakan vonis terhadap para Terdakwa atas kasus proyek pembangunan Ruang Praktek (RPS) SMKN 2 Padangsidimpuan, Senin (16/10).

Pasang Iklan

Adapun para Terdakwa itu antara lain, Hasudungan Limbong, Bibel Panjaitan, dan Meiman Tafonao. Mereka didakwa atas korupsi proyek dari anggaran Dinas Sumatera Utara () TA 2021.

Nilai korupsinya diduga mencapai, Rp316.275.312. Pembacaan vonis oleh Majelis Hakim ke para Terdakwa atas kasus korupsi proyek RPS SMKN 2 Padangsidimpuan itu berlangsung secara virtual dari Ruang Sidang Cakra VIII Pengadilan Tipikor di Medan.

Vonis Rata-rata Setahun Penjara

, Jasmin Simanullang, SH, MH, melalui Kasi Intel, Yunius Zega, SH, MH, merinci, untuk Terdakwa Hasudungan Limbong, Hakim jatuhi vonis dengan pidana penjara 1 tahun 6 bulan.

Pasang Iklan

“Serta, denda Rp50 juta subsidair 3 bulan kurungan,” jelas Kasi Intel ke dalam rilis resminya.

Kemudian, menetapkan penahanan yang di jalani Hasudungan Limbong di kurangkan seluruhnya dari pidana yang di jatuhkan. Dan, membebankan ke Hasudungan Limbong, untuk membayar biaya perkara sebesar Rp5 ribu.

Sementara, terhadap Bibel Panjaitan, Hakim menjatuhkan vonis pidana penjara 1 tahun dan denda Rp50 juta subsidair sebulan kurungan. Lalu, membebankan ke Bibel Panjaitan membayar uang pengganti sebesar Rp316.275.312.

Di mana, sebelumnya Bibel Panjaitan telah menitipkan barang bukti uang titipan pengganti kerugian negara ke Kejari Padangsidimpuan melalui Rekening Pemerintah Lainnya (RPL) di Bank Mandiri sebanyak 3 kali.

Kali pertama, Bibel Panjaitan menitip uang senilai Rp140 juta. Kemudian, kali kedua Bibel Panjaitan menitip uang senilai Rp50 juta. Dan, kali ketiga, Bibel Panjaitan menitip uang senilai Rp126.275.312.

Sehingga, keseluruhan uang titipan berjumlah sebesar Rp316.275.312. Barang bukti uang titipan tersebut di pergunakan sebagai pengganti kerugian negara dalam perkara ini. Dan, di rampas untuk negara.

“Majelis Hakim juga membebankan kepada terdakwa (Bibel Panjaitan) untuk membayar biaya perkara sebesar Rp5 ribu,” rincinya.

Terakhir, terhadap Meiman Tafonao, Hakim menjatuhkan vonis dengan pidana 1 tahun. Serta, denda Rp50 juta subsidair sebulan kurungan. Hakim tetapkan penahanan yang di jalani Meiman Tafonao di kurangkan seluruhnya dari pidana yang di jatuhkan.

“Dan juga membebankan ke Meiman Tafonao untuk membayar biaya perkara sebesar Rp5 ribu,” sebut Kasi Intel.

Terbukti Melakukan Korupsi

Menurut Majelis Hakim, lanjut Kasi Intel, ketiga Terdakwa terbukti secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi. Sebagaimana dakwaan subsidair yaitu, Pasal 3 UU No.20/2021 tentang perubahan atas UU No.31/1999.

Kasi Intel menambahkan, terhadap putusan Majelis Hakim tersebut, para Terdakwa dan Penasehat Hukumnya, serta Tim Penuntut Umum (JPU) menyatakan sikap pikir-pikir selama 7 hari.

Dan apabila dalam waktu 7 hari ke depan para Terdakwa dan Penasehat Hukumnya, maupun Tim JPU tidak mengajukan Upaya banding, maka perkara akan berkekuatan hukum tetap.

“Dan Jaksa Penuntut Umum akan melaksanakan eksekusi terhadap putusan Majelis Hakim tersebut,” pungkas Kasi Intel mengakhiri.

Muhammad Reza Fahlevi

xAyu Octa Lip care Serum