Minggu, 14 Apr 2024
xPasang iklan readnews
Iklan di ReadNews Pasti Untung

Usai Diperiksa Penyidik Kepolisian, Firli Bahuri Buka Suara

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Nov 2023 23:05 0 60 Mardi Yusra

READNEWS.ID, – Ketua KPK Firli Bahuri memenuhi panggilan gabungan dari Subdit tipidkor Polda Metro Jaya dan Dittipidkor di gedung pada hari Kamis (16/11).

Pasang Iklan

Firli diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan kepada mantan Syahrul Yasin Limpo saat mengusut kasus dugaan Korupsi di Kementerian Pertanian.

“Saya, Firli Bahuri, telah memenuhi panggilan sebagai saksi untuk memberikan keterangan tambahan secara utuh dan lengkap kepada pihak penyidik,” kata Firli dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (17/11).

Ia membantah soal tuduhan pemerasan kepada eks SYL saat mengusut kasus di Kementan.

Pasang Iklan

“Saya menyatakan bahwa tidak pernah ada kegiatan memeras, gratifikasi dan suap,” ucapnya.

Dalam kasus dugaan pemerasan tersebut Firli, diperiksa dua kali oleh tim penyidik kepolisian di Bareskrim Mabes Polri pada hari Selasa, (24/10) dan Kamis, (16/11). Ia mengaku menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Kepolisian.

“Saya (Firli Bahuri), bersikap menghormati kewenangan penyidik, dan sebagai Warga Negara dipastikan akan selalu kooperatif melaksanakan Kewajiban pada proses penegakan hukum tersebut,” Ungkapnya.

Ia berharap agar kasus tersebut kasus tersebut segera berakhir agar kasus-kasus yang sedang berproses di lembaga antirasuah dapat berjalan tanpa hambatan.

“saya harus menuntaskan perkara-perkara korupsi yang masih menumpuk, terutama kasus-kasus besar yang menunggu untuk diselesaikan ditempat saya dan rekan pimpinan lain bekerja,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Firli Bahuri terseret dalam kasus dugaan pemerasan saat mengusut kasus dugaan Korupsi di Kementerian Pertanian.

Mantan Menteri Pertanian yang kini sudah menjadi tersangka dalam kasus Korupsi di Kementeri Pertanian juga menjadi korban dalam kasus pemerasan yang diduga dilakukan oleh Firli Bahuri.

Tim penyidik Polda Metro Jaya telah menaikan status penyelidikan ketahap usai melakukan gelar perkara pada hari Jumat, (6/10).

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan akan mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) dalam kasus tersebut.

“Untuk melakukan serangkaian tindakan penyidikan menurut cara dalam hal yang diatur dalm Undang-Undang guna mencari dan mengumpulkan bukti,” kata Ade dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu, (7/10). (Ardi)

xPasang iklan readnews