READNEWS.ID, PALU — PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) menetapkan sejumlah keputusan strategis melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), termasuk perubahan komposisi pemegang saham dengan masuknya Koperasi Karyawan Bank Sulteng.

Berdasarkan komposisi terbaru, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tetap menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 30,04 persen, disusul PT Mega Corpora sebesar 26 persen.

Sementara itu, Koperasi Karyawan Bank Sulteng kini memiliki 0,57 persen saham. Kehadiran koperasi dalam struktur kepemilikan menjadi salah satu perubahan penting karena menandai adanya partisipasi unsur internal perusahaan sebagai pemegang saham.

Adapun saham lainnya dimiliki sejumlah pemerintah kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, dengan Kabupaten Tolitoli sebesar 4,92 persen, Parigi Moutong 4,49 persen, Morowali 4,31 persen, Banggai 4,30 persen, Banggai Kepulauan 3,80 persen, Tojo Una-Una 3,42 persen, Donggala 3,15 persen, Morowali Utara 3,12 persen, Poso 3,10 persen, Buol 2,68 persen, Banggai Laut 2,62 persen, Kota Palu 2,27 persen dan Kabupaten Sigi 1,20 persen.

Selain perubahan struktur kepemilikan, RUPSLB menyetujui pembelian lahan seluas 8.026 meter persegi di Jalan Soekarno Hatta, Kota Palu, yang akan digunakan untuk pembangunan Kantor Pusat Bank Sulteng.

Rapat juga menyetujui penyesuaian periode masa jabatan pengurus sesuai ketentuan POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.

Dalam agenda pengurus, RUPSLB menyetujui pengangkatan kembali Nolvy Kilanta sebagai calon Komisaris Independen. Di jajaran direksi, Firmansyah Azis diangkat kembali sebagai calon Direktur Bisnis dan Isdar E. Burhanuddin sebagai calon Direktur Operasional.

Selain itu, ditetapkan calon pengurus baru, yakni Muh. Abduh Bundung sebagai calon Direktur Operasional dan Moh. Taslim sebagai calon Direktur Bisnis.

Seluruh penetapan calon pengurus dilakukan sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

Melalui berbagai keputusan tersebut, Bank Sulteng menargetkan penguatan tata kelola, struktur kelembagaan dan kinerja perseroan. Dengan dukungan seluruh pemegang saham, Bank Sulteng juga berkomitmen meningkatkan kualitas layanan, memperkuat fungsi intermediasi serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Sulawesi Tengah.