PALU, READNEWS.ID – Upaya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok di Sulawesi Tengah terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari PT Bank Sulteng yang mengalokasikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp11 juta untuk mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Palu, Rabu (21/10).

Bantuan tersebut menjadi bagian dari kontribusi Bank Sulteng dalam mendukung program pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meringankan beban pengeluaran masyarakat, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan akhir tahun.

Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah, Rohani Mastura, menjelaskan bahwa dukungan subsidi dari Bank Sulteng memberikan dampak terhadap harga sejumlah kebutuhan pokok yang dipasarkan dalam kegiatan tersebut.

Melalui subsidi yang disalurkan, masyarakat memiliki kesempatan memperoleh berbagai komoditas pangan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga yang berlaku di pasaran.

Menurut Rohani, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah pemerintah dalam memastikan ketersediaan pasokan sekaligus mengendalikan gejolak harga bahan pangan.

Keterlibatan Bank Sulteng melalui program CSR dinilai turut memperkuat pelaksanaan kegiatan tersebut, terutama dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus berjalan.

Tidak hanya mengandalkan dukungan subsidi, kegiatan ini juga melibatkan 15 distributor serta menggandeng petani cabai dan peternak lokal untuk memastikan berbagai kebutuhan pangan dapat tersedia bagi masyarakat.

Sejumlah komoditas dijual dengan harga terjangkau, di antaranya beras premium seharga Rp70 ribu per kemasan lima kilogram, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Rp60 ribu per lima kilogram, serta minyak goreng Minyakita Rp15.500 per liter.