READNEWS.ID, POSO – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Poso menggagas sebuah inovasi pengelolaan keuangan daerah bertajuk Top Prioritas Poso (Transformasi Belanja Daerah Berbasis Tematik Prioritas Unggulan).
Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas belanja daerah sekaligus memperkuat dukungan terhadap program pembangunan prioritas Kabupaten Poso.
Melalui Top Prioritas Poso, BKAD menghadirkan tiga inovasi utama. Pertama, penyusunan Pedoman Belanja Tematik Program Prioritas Daerah sebagai acuan pengalokasian anggaran yang lebih terarah.
Kedua, pengembangan Dashboard Keuangan Belanja Tematik untuk memantau realisasi anggaran dan capaian program secara cepat dan berbasis data.
Sementara itu, untuk poin Ketiga, berupa penyelenggaraan Forum Pembelajaran Bulanan Tematik (FPBT) sebagai wadah koordinasi, evaluasi, dan pembelajaran antar perangkat daerah.
Seperti yang disampaikan Penggagas program, Rulya Alamrie, S.H., M.Si, pada media ini antara lain mengatakan, bahwa Top Prioritas Poso bukan sekadar proyek perubahan, melainkan fondasi baru dalam tata kelola belanja daerah yang lebih strategis, adaptif, dan berkelanjutan.
“Melalui inovasi ini Pemerintah Kabupaten Poso berharap pengelolaan keuangan daerah semakin akuntabel, efisien, dan mampu mempercepat pencapaian visi Kabupaten Poso Makin Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan” ungkap Rulya (05/08).
Lebih jauh dikatakan Rulya, di bawah kepemimpinan Bupati dr. Verna Gladies Merry Inkiriwang, M.PSDM dan Wakil Bupati H. Soeharto Kandar program ini akan menjadi salah satu fundament yang kuat dalam tata kelola keuangan dan aset daerah. (SYM)





