PALU, READNEWS.ID – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10, Rukun Jawa Kristen (Rujak) Kota Palu menggelar serangkaian kegiatan sosial bertajuk Berbagi Kasih. Kegiatan yang melibatkan masyarakat umum tersebut diisi dengan jalan sehat, pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, hingga ibadah syukur.

Ketua Panitia, Pendeta Gatot P. Susilo, mengatakan rangkaian kegiatan akan dimulai pada Sabtu (31/10/2026) di Gereja BFA Palu, Jalan Pattimura Nomor 50, Kota Palu.

Kegiatan diawali dengan jalan sehat bersama keluarga besar Rujak Kota Palu pada pukul 06.30 WITA. Selain menjadi ajang kebersamaan, kegiatan tersebut juga akan dimeriahkan dengan pembagian berbagai doorprize bagi peserta.

Selanjutnya, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA, panitia menghadirkan sejumlah pelayanan kesehatan gratis yang terbuka bagi masyarakat umum.

Dalam pelaksanaannya, Rujak Kota Palu berkolaborasi dengan sejumlah instansi dan lembaga kesehatan. Palang Merah Indonesia (PMI) akan memberikan layanan donor darah, sedangkan Dinas Kesehatan Kota Palu melalui Puskesmas Birobuli menyediakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Selain itu, Klinik Mata SMEC turut berpartisipasi melalui pemeriksaan mata gratis. Kimia Farma Jalan Monginsidi juga akan menghadirkan pemeriksaan kesehatan menggunakan teknologi Quantum Analyzer. Panitia turut menyediakan layanan pemeriksaan kanker mulut rahim bagi kaum perempuan.

“Di hari ulang tahun yang ke-10 ini, Rujak Kota Palu ingin hadir dan berbagi kasih secara nyata kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan dan kebersamaan,” ujar Pdt. Gatot P. Susilo.

Sebagai puncak peringatan HUT ke-10, keluarga besar Rujak Kota Palu akan menggelar Ibadah Syukur pada Senin (2/11/2026) pukul 18.00 WITA di GBT Kristus Alfa Omega, Jalan Towua Lorong Sintuwu 2, Kota Palu.

Dalam momentum tersebut, para penulis yang dikenal dengan sebutan Piantun Wiwitan juga akan menyerahkan sebuah buku berjudul “Sesaregan Lumampah Sesaregan Ngawula”. Buku tersebut diharapkan menjadi dokumentasi sejarah sekaligus warisan bagi anak cucu dan generasi mendatang agar senantiasa mengenang perjalanan serta jasa para pendiri Rukun Jawa Kristen.

Peringatan satu dekade Rujak Kota Palu tahun ini juga mengangkat filosofi Jawa Natas, Nitis, Netes sebagai landasan nilai dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat.

Filosofi Natas mengandung pesan bahwa setiap anak yang lahir membawa harapan baru. Karena itu, generasi penerus perlu dibimbing agar tumbuh menjadi pribadi yang kuat, tangguh, dan memiliki akhlak mulia.

Sementara itu, Nitis mengajarkan pentingnya mempertahankan nilai kebaikan, moral, dan kemanusiaan di tengah perkembangan era digital. Nilai-nilai yang bersumber dari budaya dan ajaran agama tersebut diharapkan tetap menjadi pedoman agar manusia tidak kehilangan hati nurani.

Adapun Netes mengandung makna bahwa kehidupan hendaknya meninggalkan jejak kebaikan bagi sesama. Warisan tersebut tidak selalu berupa materi, tetapi juga ilmu pengetahuan, etika, etos kerja, dan kejujuran yang dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.

Melalui peringatan HUT ke-10 ini, Rujak Kota Palu berharap dapat terus menjadi wadah kebersamaan yang tidak hanya menjaga persaudaraan dan nilai-nilai budaya Jawa, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Semangat Natas, Nitis, Netes diharapkan menjadi pengingat bahwa setiap generasi memiliki tanggung jawab untuk membawa harapan, menjalani kehidupan dengan makna, serta mewariskan kebaikan bagi sesama.