Pertemuan KADIN Indonesia bersama Presiden RI, Prabowo Subianto di Istana merdeka. (Foto: Istimewa)

Luncurkan Platform “We Buy From Indonesia”

Dalam pertemuan tersebut, KADIN turut memperkenalkan inisiatif “We Buy From Indonesia”, sebuah platform digital yang memetakan rantai pasok nasional dan produk-produk Indonesia yang telah menjadi bagian dari jaringan industri global.

Platform tersebut dirancang untuk memperluas peluang ekspor produk Indonesia sekaligus memperkuat keterhubungan pelaku usaha nasional dengan pasar internasional.

Menurut Anindya, dari nilai ekspor Indonesia sekitar 300 miliar dolar AS per tahun, sekitar 240 miliar dolar AS berasal dari sektor manufaktur dan berbagai industri di luar komoditas utama seperti batu bara, kelapa sawit, dan stainless steel.

Target Indonesia Keluar dari Middle Income Trap

Menutup sambutannya, Anindya menegaskan dunia usaha siap mendukung target pemerintah meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen agar Indonesia mampu keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap).

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa sinergi pemerintah dan dunia usaha akan menjadi kunci dalam mempercepat investasi, industrialisasi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan daya saing Indonesia di pasar global.

Prabowo Subianto: Dunia Usaha Mitra Strategis Pembangunan Bangsa

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengawali sambutannya dengan menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran KADIN Indonesia, para ketua KADIN daerah, asosiasi pengusaha, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

Presiden menegaskan bahwa dirinya memprioritaskan pertemuan dengan KADIN karena memandang dunia usaha sebagai mitra strategis dalam proses pembangunan bangsa (nation building).

“Saya memandang bahwa usaha pembangunan bangsa adalah proses yang sangat panjang,” ujar Presiden sebelum melanjutkan pemaparannya kepada para pengusaha yang hadir.

Pertemuan tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, mempercepat investasi, memperluas lapangan kerja, serta mendorong Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan.

KADIN Sulteng siap ambil peran

Menanggapi arahan Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum KADIN Indonesia, Ketua Umum KADIN Sulawesi Tengah, Gufran Ahmad, menegaskan bahwa jajaran KADIN di daerah siap menerjemahkan kebijakan tersebut menjadi langkah nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Arahan Ketua Umum KADIN dan Bapak Presiden menjadi semangat bagi kami untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha. KADIN Sulawesi Tengah siap mengambil peran aktif dalam mendukung program pemerintah, meningkatkan investasi, memberdayakan UMKM, serta memperkuat keterlibatan pelaku usaha di daerah,” ujar Gufran.

Menurutnya, kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha akan menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, memperluas kesempatan kerja, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah.

Gufran juga menegaskan bahwa KADIN Sulawesi Tengah akan terus mendorong pelaku usaha lokal agar mampu menjadi bagian dari rantai pasok nasional, mendukung program hilirisasi, serta memanfaatkan berbagai peluang investasi yang dibuka pemerintah.