MAMUJU, READNEWS.ID – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menyatakan kesediaannya menjadi Dewan Penasihat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Barat. Kesediaan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi jajaran pengurus SMSI Sulbar di Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Kamis (8/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulbar, Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, itu menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara organisasi perusahaan media siber dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Dalam suasana pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, jajaran pengurus SMSI Sulbar menyampaikan sejumlah hal terkait peran media dalam mendukung penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, pengurus SMSI Sulbar juga secara langsung meminta kesediaan Suhardi Duka untuk bergabung sebagai Dewan Penasihat organisasi.
Menanggapi permintaan itu, SDK memberikan jawaban singkat yang disambut positif oleh jajaran pengurus SMSI Sulbar.
“Saya bersedia,” kata Suhardi Duka.
Tak berhenti di situ, Gubernur Sulbar kemudian melontarkan candaan yang membuat suasana pertemuan semakin cair.
“Asal mau dinasihati,” ujarnya sembari tertawa.

SDK Minta SMSI Berperan Aktif Tangkal Hoaks
Selain menyatakan kesediaannya menjadi Dewan Penasihat, Suhardi Duka juga menitipkan pesan penting kepada jajaran SMSI Sulbar agar mengambil peran lebih besar dalam menghadapi maraknya penyebaran informasi bohong atau hoaks, khususnya di media sosial.
Menurut SDK, perkembangan teknologi informasi dan semakin luasnya penggunaan media sosial membawa tantangan tersendiri bagi masyarakat dalam membedakan informasi yang benar dan informasi yang belum terverifikasi.
Ia menilai, berbagai informasi yang beredar melalui media sosial kerap diterima dan dipercaya begitu saja oleh masyarakat tanpa terlebih dahulu memastikan kebenarannya.





