Ditambahkan Frans Bond, semangat tersebut sangat sesuai dengan tema Pesparani Katolik Daerah Sulawesi Tengah 2026, yaitu, Merawat Persaudaraan untuk Gereja dan Bangsa.
Ia juga menyampaikan bahwa persiapan kontingen hingga saat ini dilakukan dengan semangat kebersamaan dan dukungan umat. Namun, LP3KD Kabupaten Poso masih menggunakan anggaran dan dukungan dari gereja untuk mendukung pembinaan dan keikutsertaan dalam kegiatan Pesparani.
“Kami sangat berterima kasih kepada gereja dan ketiga Pastor paroki yang selama ini memberikan dukungan.
“Ke depan, kami berharap LP3KD Kabupaten Poso dapat memperoleh dukungan dan bantuan dari pemerintah daerah, sehingga pembinaan dan pengembangan Pesparani dapat dilakukan secara lebih berkelanjutan,” ungkap Frans Bond.
LP3KD Poso berharap dukungan pemerintah pada tahun-tahun mendatang dapat memperkuat pembinaan peserta, meningkatkan kualitas kontingen serta mengembangkan talenta seni dan budaya umat Katolik di Kabupaten Poso.
LP3KD Kabupaten Poso juga mengajak seluruh Masyarakat khususnya umat Katolik di kabupaten Poso untuk memberikan doa dan dukungan kepada kontingen LP3KD Poso yang akan tampil di Palu. “Dari Poso untuk Sulawesi Tengah. Merawat Persaudaraan untuk Gereja dan Bangsa.”LP3KD KABUPATEN POSO (SYM)





