Ia mendorong pengusaha daerah agar mulai memperluas orientasi bisnis dengan membangun usaha yang berkelanjutan.

“KADIN jangan hanya terfokus pada proyek pemerintah, tetapi juga melihat sektor-sektor usaha supply chain kebutuhan,” ujarnya.

Salah satu peluang yang dapat dikembangkan, menurutnya, adalah menjadi bagian dari rantai pasok berbagai program strategis pemerintah, termasuk penyediaan kebutuhan untuk program pangan dan layanan masyarakat.

Bangun Konsorsium untuk Berbagi Risiko Usaha

Menteri Hukum juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan (trust) dan intuisi bisnis bagi para pengusaha.

Ia menyarankan pelaku usaha daerah membangun konsorsium dengan menggabungkan modal dan kemampuan antarperusahaan agar risiko bisnis dapat dibagi bersama.

“Upayakan membangun konsorsium, modal patungan agar bisa membagi risiko. Walaupun pendapatannya juga terbagi, tetapi ini layak dilakukan. Inilah yang banyak dilakukan oleh para pengusaha besar,” jelasnya.

Menurutnya, kolaborasi antar pelaku usaha menjadi salah satu kunci agar perusahaan daerah mampu berkembang dan bersaing dalam skala yang lebih besar.

Manfaatkan Program Pembiayaan dan Kemudahan Legalitas Usaha

Supratman juga mengingatkan para pengusaha agar memanfaatkan berbagai program pemerintah yang memberikan kemudahan pembiayaan.

Ia menyebut pemerintah saat ini membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk masuk dan berkembang dalam dunia usaha, termasuk melalui akses kredit dengan bunga rendah.

“Pemerintah sekarang memberikan lebih banyak kesempatan dalam dunia usaha. Pengusaha harus memanfaatkan program kredit usaha pemerintah dengan bunga rendah jika kendala utama adalah modal,” katanya.

Selain pembiayaan, ia menekankan pentingnya legalitas usaha. Menurutnya, pemerintah telah menyediakan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki badan usaha secara resmi.

“Badan hukum itu penting. Pemerintah sudah memberikan kemudahan. Dengan biaya sekitar Rp50 ribu, masyarakat sudah bisa membuat PT Perseorangan yang memiliki kekuatan hukum,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan adanya fasilitas perpajakan bagi pelaku UMKM dengan tarif pajak tertentu yang lebih ringan sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pertumbuhan usaha kecil dan menengah.

Dorongan Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Tengah

Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, KADIN Sulteng berharap hubungan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat semakin kuat.

Pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat pemahaman pengusaha daerah mengenai pentingnya kepastian hukum, inovasi bisnis, kolaborasi, serta pemanfaatan peluang ekonomi yang terus berkembang.

Dengan semakin terbukanya akses pembiayaan, kemudahan legalitas, dan peluang sektor baru, para pengusaha Sulawesi Tengah diharapkan mampu mengambil peran lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.