READNEWS.ID, PALU — Suasana penuh keakraban mewarnai acara silaturahmi Menteri Hukum Republik Indonesia Dr. Supratman Andi Agtas, S.H., M.H., bersama jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Ketua Umum KADIN Sulawesi Tengah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran Menteri Hukum yang merupakan putra daerah kebanggaan masyarakat Sulteng yang sukses meniti karier di tingkat nasional.

Menurutnya, kehadiran Menteri Hukum menjadi momentum penting bagi para pelaku usaha untuk mendapatkan wawasan baru, khususnya mengenai hubungan antara dunia usaha dan aspek hukum.

“Malam ini adalah kesyukuran luar biasa bagi kami pengurus KADIN Sulteng, karena telah hadir di tengah-tengah kita putra daerah kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah yang sukses meniti karier di ibu kota,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa pertemuan tersebut bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan yang berkaitan erat dengan kebutuhan dunia usaha.

“Mewakili rekan-rekan pengurus KADIN Sulteng, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Menteri yang telah berkenan hadir dan berbagi bersama kita semua,” tambahnya.

Momentum Berharga bagi Pengusaha Sulteng

Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Sulteng, Moh. Hidayat Lamakarate, menyebut pertemuan tersebut sebagai momentum yang harus dimaknai dengan baik oleh seluruh pengurus KADIN.

Ia mengingatkan agar kesempatan berdiskusi langsung dengan Menteri Hukum dapat menjadi sumber inspirasi dan membuka wawasan baru bagi para pengusaha daerah.

“Momentum ini adalah rahmat Allah untuk kita semua pengurus KADIN dan jangan sampai kita tidak mengambil hikmah di dalamnya,” kata Hidayat.

Ia juga mengungkapkan kebahagiaannya dapat mendampingi Menteri Hukum dalam kegiatan tersebut, terlebih dirinya saat ini mulai memasuki dunia usaha.

“Saya gembira dan senang malam ini bisa mendampingi Pak Menteri Hukum, karena saat ini saya juga baru saja memulai berusaha. Alhamdulillah sudah ada perusahaannya,” ujarnya.

Menurutnya, pertemuan tersebut diharapkan mampu melahirkan inspirasi, gagasan, serta perspektif baru bagi pengembangan dunia usaha di Sulawesi Tengah.

Pengusaha Diminta Tidak Hanya Bergantung pada Proyek Pemerintah

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Hukum RI, Dr. Supratman Andi Agtas menyampaikan sejumlah pandangan strategis mengenai perkembangan dunia usaha.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mencampuri urusan proyek, termasuk mengarahkan penyedia barang dan jasa dalam pekerjaan pemerintah.

“Saya tidak pernah mencampuri urusan proyek, apalagi mengarahkan penyedia,” tegasnya.

Menurut Supratman, pelaku usaha perlu memahami bahwa peluang bisnis tidak hanya berasal dari proyek pemerintah, tetapi juga dari berbagai sektor ekonomi lainnya, terutama rantai pasok kebutuhan masyarakat.